TV Online Indonesia

Tata Cara Gerakan Dan Bacaan Doa Shalat Fardu 5 Waktu

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh 
Segala puji bagi Alloh SWT atas limpahan rahmat dan petunjuk-Nya, sholawat serta salam semoga terlimpah untuk Nabi Muhammad SAW. 
Tata Cara Gerakan Dan Bacaan Doa Shalat

Shalat Fardu 5 Waktu merupakan  kewajiban bagi setiap orang yang beriman yang tidak bisa di tawar-tawar lagi. Selama i masih menghembuskan nafas, selama itu pula kewajiban shalat ada pada pundaknya dan tidak dapat di wakilkan, kapanpun dan dimanapun. Oleh karena itu dalam syari'at islam, ketentuan shalat bagi orang yang sakit atau dalam perjalanan terperinci dengan jelas.

Tata Cara Gerakan Dan Bacaan Shalat sengaja kami susun sebagai bahan kontribusi dalam mengembangkan khasanah pengetahuan islam di tengah-tengah masyarakat. Postingan ini cocok bagi mereka yang hendak mendalami tata cara shalat  dan seluk beluknya.

1.Tata cara mengerjakan shalat bagi laki-laki

Gerakan Shalat
1) Berdiri tegak menghadap kiblat dengan niat mengerjakan shalat. Niat shalat menurut shalat yang akan dikerjakan misalnya shalat dzuhur dan sebagainya. Adapun bacaan niat shalat ashar seperiti telah tersebut di atas.




Gerakan Shalat2) Lalu mengangkat kedua belah tangan serta membaca "ALLAAHUAKBAR" (Takbirarul ihram). Dalam hati di niatkan untuk melaksanakan shalat Ashar 4 rakaat dengan menghadap kiblat, karena Alloh ta'ala.




Gerakan Shalat
3) Setelah takbiratul ihram dilanjutkan dengan meletakan telapak tangan kanan diatas tangan kiri.

   a. Bacaan Do'a Iftitah

اَلله أَكْبَر كَبِيْرًا وَالحَمْدُلِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَأَصِيْلاً . وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ المُشْرِكِيْن . إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْن لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ المُسْلِمِيًن.

Bacaan Doa Iftitah Versi Tulisan Latin :
“Allaahu akbar kabiiraaw wal hamdu lillaahi katsiraw wasub-haanallaahi bukrataw wa ashiila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal-ardha, haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaati wanusukii wamah yaaya wama maatii lillaahi rabbil ‘alaamiina. Laasyariika lahu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimiina.”

Artinya :
“Allah Maha Besar lagi sempurna kebesarannya, segala puji bagi Allah dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Ku hadapkan muka dan hatiku kepada Dzat yg menciptakan langit dan bumi dgn keadaan lurus dan berserah diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah disebabkan oleh Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagiNya, demikianlah aku diperintah dan aku termasuk golongan orang-orang muslim.”

 b. Kemudian membaca surat Al-Fatihah yang diawali dengan bacaan ta'awuudz:

سْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ


Bacaan Surat Al-Fatihah Versi Tulisan Latin :
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
"Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam".
"Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
"Yang menguasai di Hari Pembalasan".
"Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan".
"Tunjukilah kami jalan yang lurus",
"(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat". 

Artinya :
بِ"Bismillahirrahmanirrahim"
Alhamdulillahi rabbil alamin,
Arrahmaanirrahiim
Maaliki yaumiddiin,
Iyyaka nabudu waiyyaaka nastaiin,
Ihdinashirratal mustaqim,
shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghduubi alaihim waladhaalin.

  c. Dilanjutkan dengan membaca surat-surat pendek misalnya surat al-ikhlas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ.ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ.لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ.وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ


Bacaan Surat Al-Ikhlas Versi Tulisan Latin :
"Bismillahirrahmanirrahim"
Qul huwa allaahu ahadun . allaahu shamadu . lam yalid walam yuuladu . walam yakun lahu kufuwan ahadun.

Artinya :
Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa . Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu . Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan . Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia 

Gerakan Shalat4) Setelah bacaan surat pendek selesai, kedua tangan diangkat kembali sampai sejajar dengan bahu, sementara ujung jari-jari sejajar telinga, jari tangan dirapatkan, selain ibu jari, diikuti dengan bacaan takbir:

  اَللّهُ اَكْبَرُ


Bacaan Takbir Versi Tulisan Latin :
(Allahu Akbar)

Artinya :
"Alloh Maha Besar" 

Gerakan Shalat
5) Ruku, dengan posisi badan membungkuk, kedua tangannya memegang lutut dengan siku di renggangkan sampai posisi badan membentuk sudut siku-siku. Antara punggnung dan kepala supaya rata. Setelah cukup sempurna bacalah tasbih sebagai berikut :

 3x سُبْحَانَ رَبِيَ العَظِيمِ وَبِحَمْدِ

Bacaan Tasbih Tulisan Latin :
"Subhaana rabbiyal'azhiimii wabi hamdih (3x)

Artinya :
"Maha Suci Alloh Yang Maha Agung dan dengan memuji kepadaNya"

6) Selesai ruku' dn membaca tasbih, kepala diangkat dan jari-jari tangan berada sejajar dengan telinga, diikuti dengan ucapan :

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
"Sami'allaahuliman hamidah

Artinya :
"Alloh maha mendengar orang yang memuji-Nya"

Baca Selengkapnya >>

Tata Cara Gerakan Dan Bacaan Doa Shalat Fardu 5 Waktu

Share this